Tags

, , , ,

Dear all,

Apa kabar semua? Lama sekali aku tak bertandang dan meramaikan blog sendiri. Sekadar informasi, aku sekarang lagi ‘dilanda’ Ujian Akhir Semester. Dari tujuh mata kuliah yang aku ambil semester ini, hanya satu mata kuliah yang melaksanakan ujian tulis di kelas. Sisanya mewajibkan mahasiswanya, termasuk aku, membuat makalah akhir. Seharusnya lebih menantang. Tapi, kalau lima secara bersamaan? Aku pikir lagi, deh.

Baiklah, daripada banyak curhat, kali ini aku ingin mempersembahkan satu karya yang baru saja aku buat untuk tugas makalah akhir mata kuliah Media dan Isu-isu Sosial Budaya. Kali ini aku mengangkat topik Media dan Minoritas dengan fokus kasus program televisi Primitive Runaway di Trans TV. Mau tahu selengkapnya? Silahkan baca ringkasannya dahulu dan jika tertarik, silahkan unduh makalah aku. Tak ada masalah. Tapi, ingat! Jika kamu menggunakan artikel ini sebagai referensi tulisan yang lain, tolong cantumkan sumbernya, supaya tidak dicap plagiat! Setuju?

 

Abstrak

Kebersandingan kehidupan masyarakat modern dengan masyarakat adat tradisional merupakan satu hal yang tidak dapat dipungkiri. Terlebih lagi jika berbicara dalam konteks Indonesia. Tayangan Primitive Runaway yang berupaya menampilkan kontradiksi budaya modern dengan tradisional dapat membahayakan pemirsanya. Komodifikasi realitas terdistorsi mengenai kelompok masyarakat adat Indonesia yang ‘dijual’ dalam program Primitive Runaway tersebut membuka peluang timbulnya pandangan orientalisme, stereotip, dan prasangka di benak khalayaknya yang berekses negatif, khususnya bagi integrasi nasional Indonesia. Oleh sebab itu, perlu dikembangkan paradigma yang menjunjung tinggi kepercayaan atas relativitas budaya—pendekatan emik. Dengan pandangan serupa, harapannya khalayak dapat mencerna dan menyikapi tayangan Primitive Runaway secara lebih arif dan empatik. Selain itu, penulis mendukung poin keberatan yang diajukan sejumlah LSM dan individu tentang program Primitive Runaway ini. Trans TV, penulis rasa harus meninjau ulang atau mungkin lebih ekstrem lagi, menghentikan program Primitive Runaway yang telah mengabaikan rasa penghormatan atas perbedaan, khususnya perbedaan budaya, suku, dan ras yang ada dalam masyarakat Indonesia.

 

Kata kunci: Primitive Runaway, komodifikasi, stereotip, realitas terdistorsi


[Download makalah selengkapnya! klik link di bawah]

 

PRIMITIVE RUNAWAY: KOMODIFIKASI REALITAS TERDISTORSI MASYARAKAT ADAT INDONESIA YANG BERIMPLIKASI STEREOTIP